PEMANFAATAN INTERNET UNTUK BELAJAR PADA MAHASISWA
TUGAS MEREVIEW JURNAL
MATA KULIAH DASAR-DASAR BIMBINGAN DAN KONSELING
Dosen Pengampu: Alfiandi Warih Handoyo, M.Pd.
Nama: Syaima Fikya Nabilah
Jurusan: Bimbingan dan Konseling
Kelas: B
NIM: 2285210053
Judul Jurnal: Pemanfaatan Internet untuk Belajar pada Mahasiswa
Volume: Vol. 3 No .1 2018
Tahun: 2018
Penulis: Birrul Walidaini, Ali Murtadha Muhammad Arifin
ABSTRAKSI
Internet memiliki banyak kegunaan bagi kita sebagai manusia yang hidup di era digital. Berbagai aspek kehidupan kita dapat berjalan dengan lebih praktis dan cepat karena bantuan internet. Salah satunya ialah pada aspek pendidikan yang erat kaitannya dengan para peseta didik (siswa dan mahaiswa). Dalam penelitian kali ini, peneliti akan membahas tentang ‘Pemanfaatan Internet untuk Belajar Pada Mahasiswa’. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan internet bagi mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmpu Pendidikan Universitas Negeri Padang. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode deskripsi. Populasi dari penelitian ini berjumlah 625 orang mahasiswa dan diwakili oleh sampel sebanyak 244 orang mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang. Instrumen yang digunakan peneliti ialah skala model Likert yang valid dan reliabel (nilai reliabel 0.841). Kemudian nantinya data akan dianalisis menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukan pemanfaatan internet oleh mahasiswa berada pada kategori tepat.
Kata Kunci: Penggunaan Internet, Siswa
PENDAHULUAN
Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer yang luas dan besar serta mendunia, yakni dapat menghubungkan seorang pengguna komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh belahan dunia, didalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari yang statis hingga dinamis dan interaktif (Aprianto, 2010). Lalu menurut Rusman (Rusman, 2012) Internet merupakan singkatan dari interconnection and networking, untuk dapat menggunakan internet diperlukan sebuah computer yang memadai, harddisk yang cukup, modem, sambungan sambungan telepon, ada program windows, dan sedikit banyak tahu cara mengoprasikannya . Internet pada awalnya diciptakan untuk keperluan militer Amerika Serikat, namun seiring berkembangnya zaman internet dapat dimanfaatkan untuk keperluan berbagai bidang kehidupan. Salah satunya ialah pendidikan. Di masa lalu pendidikan berpusat pada sang pendidik, karena pendidik berposisi sebagai satu-satunya sumber ilmu bagi peserta didik.
Dalam proses belajar, pendidik akan mentransfer ilmu mereka pada peserta didik dengan metode seperti berceramah. Namun, karena teknolgi yang semakin canggih, sekarang proses belajar tidak hanya berpatok pada pendidik saja. Tidak sedikit peserta didik yang menggunakan internet dalam menunjang proses belajar mereka. Internet banyak berperan dalam membantu siswa mencari informasi seputar materi pembelajaran yang diajarkan di sekolah. Salah satunya ialah mahasiswa. Sebagai peserta didik yang berada pada puncak pendidikan, mahasiswa memerlukan banyak referensi dan sumber bahan bacaan yang memiliki peran penting terhadap proses belajar. Dengan internet, kegiatan mencari sumber bahan bacaan dan refernsi ini dapat berjalan dengan lebih mudah, praktis, dan cepat. Sayangnya, penggunaan internet tidak selamanya digunakan mahasiswa untuk benar-benar melakukan kegiatan belajar. Dengan kemudahan yang diberikan internet ini, tidak sedikit mahasiswa yang justru memilih untuk bermain media sosial atau game online pada jam mata kuliah secara diam-diam. Karena kekhawatiran ini peneliti memutuskan untuk mengangkat tema “Pemanfaatan Internet untuk Belajar pada Mahasiswa”, suapaya peneliti tahu bagaimana dan apa saja pemanfaatan internet yang dilakukan mahasiswa.
METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif dengan pendekatan jenis kuantitatif. Populasi penelitian kali ini ialah mahasiswa semester I, III, V, VII, dan IX Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang, berjumlah 625 orang mahasiswa, dengan sampel 244 orang mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Kemudian instrument yang digunakan peneliti adalah skala model Likert . Analisis data dibantu menggunakan program SPSS versi 20.00.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian menunjukan bahwa:
1. Secara rata-rata pemanfaatan internet mahasiswa berada dalam kategori tinggi. Artinya, pemanfaatan internet oleh mahasiswa untuk kegiatan belajar sudah baik dan cukup.
2. Ada enam indikator yang diujikan oleh peneliti, diantaranya yaitu: 1) Mengakses data audio, visual, atau audio visual pada pembelajaran yang memperoleh skor sebesar 76,7 %; 2) Mencari berbagai informasi materi perkuliahan yang memperoleh skor sebesar 75,9%; 3) Mencari referensi berupa e-book, e-jurnal, dsb yang memperoleh skor sebesar 66,4%; 4) Mengirim data atau materi pembelajaran, berkomunikasi jarak jauh antara mahasiswa yang memperoleh skor sebesar 73,6%; 5) Media berdiskusi melalui jejaring sosial, dsb yang memperoleh skor sebesar 65,8 %; 6) Internet mudah, ekonomis, serta menyajikan informasi yang update / terbaru yang meperoleh skor sebesar 63,5%. Untuk indikator nomor satu, dua, dan empat berada dalam kategori tepat. Sedangkan untuk kategori nomor tiga, lima, dan enam berada pada kategori yang cukup tepat. Artinya, mahasiswa sudah tepat dalam memanfaatkan internet untuk keperluan perkuliahan secara keseluruhan.
KESIMPULAN
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa pemanfaatan internet oleh mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang berada pada kategori tepat. Ini artinya, sebagian besar mahasiswa telah memanfaatkan internet dengan tepat untuk kegiatan belajar dalam perkuliahan.
DAFTAR PUSTAKA
Walidaini, Birrul, Ali Murtadha Muhammad Arifin. 2018. Pemanfaatan Internet untuk Belajar pada Mahasiswa. Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling, 3(1).
Komentar
Posting Komentar